INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER (1)

FAKTOR MANUSIA

Faktor Manusia dalam IMK 

  1. Penglihatan 

    • Penglihatan atau mata merupakan salah satu panca indera manusia yang paling berharga.

    • Dengan penglihatan yang baik kita dapat menikmati keindahan dan warna-warna dunia nyata.

    • Mata manusia digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganisir akan gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi relatif, tekstur, dan warna. 
    •  Istilah dalam Penglihatan/Visual

       Luminans

      - Banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh permukaan obyek.

      - Semakin besar luminans sebuah obyek, rincian obyek yang dapat dilihat olehmata akan  semakin bertambah.

       Kontras

      - Hubungan antara cahaya yang dikeluarkan oleh suatu objek dan cahaya dari latar belakang objek tersebut.

      - Selisih antara luminans obyek dengan luminans latar belakang.

      - Nilai kontras dapat positif atau negatif. 

      - Nilai kontras negatif akan membuat obyek tidak nampak.

      Kecerahan

      - Tanggapan subyektif pada cahaya.

      - Tidak ada kaitan dengan luminans dan kontras, namun luminan dapat berimplikasi pada kecerahan.

      Sudut dan ketajaman penglihatan

      - Sudut penglihatan (Visual Angle) : Sudut yang dibentuk antara obyek dengan mata.

      - Ketajaman penglihatan (Visual Acuity) : Sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat sebuah obyek dengan jelas. 

      Medan penglihatan

      Sudut yang dibentuk ketika mata bergerak ke kiri terjauh dan ke kanan terjauh.

      Daerah I, Penglihatab binokuler.

      Daerah II, Penglihatan monokuler kiri.

      Daerah III, Penglihatan monokuler kanan.

      Daerah IV, Daerah buta

      Warna 

      - Mata dapat membedakan warna secara akurat ketika posisi objek membentuk sudut sebesar ± 60 derajat terhadap mata (dengan posisi kepala dan mata diam).

      - Penggunaan warna yang sesuai dalam penampilan informasi akan mempertinggi efektifitas grafis.

      - Jika digunakan dengan tidak mengindahkan aspek kesesuaian dengan pengguna, maka pengguna akan menerima informasi yang salah.

      Penggunaan Warna yang Efektif

      - Hindari penggunaan warna tajam secara simultan karena dapat menyebabkan mata menjadi lelah.

      - Hindari warna biru murni untuk teks, garis tipis dan bentuk yang sangat kecil.

      - Hindari warna merah dan hijau untuk tampilan yang berskala besar, tetapi gunakan warna biru dan kuning.

      - Pengaturan cahaya di dalam ruangan diperlukan karena warna akan berubah ketika cahaya berubah.

      Kombinasi warna terjelek

      Latar belakang Garis tipis dan teks Garis tebal dan teks
      Putih Kuning(100%), Cyan(94%) Kuning(94%), Cyan(75%)
      Hitam Biru(89%), Merah(44%), Magenta(25%) Biru(81%), Magenta(31%)
      Merah Magenta(81%), Biru(44%), Hijau & Cyan(21%) Biru(81%), Magenta(31%)
      Hijau Cyan(81%), Magenta(50%), Kuning(37%) Cyan(81%), Magenta & Kuning(44%)
      Biru Hijau(62%), Merah & Hitam(37%) Hijau(44%), Merah & Hitam(31%)
      Cyan Hitam(81%), Kuning(75%), Putih(31%) Kuning(69%), Hijau(62%), Putih(56%)
      Magenta Hijau(75%), Merah(56%), Cyan(44%) Cyan(81%), Hijau(69%), Merah(44%)
      Kuning Putih & Cyan(44%) Putih(81%), Cyan(56%), Hijau(25%)

      Kombinasi warna terbaik

      Latar belakang Garis tipis dan teks Garis tebal dan teks
      Putih Biru(94%), Hitam(63%), Merah(25%) Hitam(69%), Biru(63%), Merah(31%)
      Hitam Putih(75%), Kuning(63%) Kuning69%), Putih(59%), Hijau(25%)
      Merah Kuning(75%), Putih(56%), Hitam(44%) Hitam(50%), Kuning(44%), Putih(44%), Cyan(31%) 
      Hijau Hitam(100%), Biru(56%), Merah(25%) Hitam(69%), Merah(63%, Biru(31%)
      Biru Putih(81%), Kuning(50%), Cyan(25%) Kuning(38%), Magenta(31%), Hitam(31%), Cyan(31%, Putih(25%)
      Cyan Biru(69%), Hitam(56%), Merah(37%) Merah(56%), Biru(44%), Hitam(44%), Magenta(25%)
      Magenta Hitam(63%), Putih(56%), Biru(44%) Biru(50%), Hitam(44%), Kuning(25%)
      Kuning Merah(63%, Biru(63%), Hitam(56%) Merah(75%), Biru(63%), Hitam(50%)

  2. Pendengaran  

    • Bagi orang dengan penglihatan dan pendengaran normal, pendengaran merupakan panca indera yang paling penting setelah penglihatan dalam dunia komputer interaktif.

    • Meski saat ini belum banyak program - program aplikasi yang memanfaatkan suara pendengaran sebagai sarana interaksinya, tetapi beberapa program sudah mulai memanfaatkan media suara untuk memberikan umpan balik kepada pengguna.

    • Perkembangan teknologi -> penggunaan media suara.

    • Kebanyakan manusia dapat mendeteksi suara dalam kisaran frekuensi 20 Hertz s/d 20 Kheartz.

    • Selain frekuensi, suara juga dapat bervariasi dalam hal kebisingan, dinyatakan dengan satuan dB (decible).

    • Bisikan = 20 dB, percakapan = 50 sampai 70 dB.

    • Kebisingan >140 dapat menyebabkan kerusakan telinga.

  3. Sentuhan  

    • Sentuhan barangkali merupakan sarana interaksi yang lebih penting pada orang buta selain suara (jika ia tidak tuli).

    • Sensitifitas sentuhan lebih dikaitkan dengan aspek ergonomis dalam sebuah sistem.

    • Contoh, dalam penggunaan papan ketik atau tombol, manusia akan lebih merasa nyaman apabila tangannya merasakan adanya sensasi sentuhan.

  4. Pengendalian Motorik  

    • Responder utama pada diri operator manusia adalah dua buah tangan yang berisi 10 jari, dua kaki dan satu suara.

    • Pengendalian motorik ini dapat dilatih untuk mencapai taraf kemampuan tertentu.

    • Contoh, Pengetikan 10 jari untuk mendapatkan 1000 huruf per menit barangkali kemampuan yang umum, tetapi anda yang mengetik dengan 2 jari, kecepatan 400 huruf permenit-pun barangkali sulit untuk dicapai.

  5. Pemodelan Sistem Pengolahan  

    • Baik manusia dan komputer masing-masing mempunyai piranti masukan, sistem pengolah dan piranti keluaran.

    • Dimulai manusia menggunakan piranti masukan misalkan papan ketik atau mouse, untuk memasukkan data atau memilih menu.

    • Kemudian hasilnya tampil dilayar penampil sehingga dapat dimengerti oleh manusia.

    • Keluaran komputer akan dipantau sensor-sensor dalam diri pengguna (biasanya penglihatan dan pendengaran) untuk dilewatkan ke sistem pengolahan kognitif yang ada dalam tiap diri manusia.

    • Keluaran dari sistem pengolah ini adalah tanggapan pengguna yang sesuai dengan apa yang ia lihat pada layar tampilan.

    • Pengolahan manusia dibagi 2 : Pengolahan secara sadar (Conscious processing) dan pengolahan otomatis.

    • Pengolahan sadar terjadi ketika rangsangan yang datang dibawa ke bagian intelektual dan memerlukan beberapa waktu untuk menghasilkan tanggapan yang sesuai.

    • Pengolahan otomatis berlangsung secara reflek dan hanya memerlukan waktu yang sangat pendek.

    Memori Manusia

    • Memori Penyaring
      • Bekerja sebagai tempat penyimpan sementara (buffer) untuk menerima rangsang dari indera.
      • Terdiri dari 3 saluran penyaring :
        • iconic : menerima rangsang penglihatan (visual)
        • echoic : menerima rangsang suara
        • iconic : haptic : menerima rangsang sentuhan
      • Isi memori selalu diperbaharui setiap kali ada rangsang yang masuk, contoh : kita dapat mengetahui perubahan letak jari tangan kita yang digerakkan di depan mata kita.
    • Memori Jangka Pendek
      • Memori jangka pendek/memori kerja bertindak sebagai tempat menyimpan data sementara, digunakan untuk menyimpan informasi yang hanya dibutuhkan sesaat.
      • Kapasitas memori kecil / terbatas
      • Ada 2 metode dasar untuk mengukur kapasitas :
        • mengenali panjang dari suatu urutan yang dapat diingat berdasar penelitian, manusia mempunyai kemampuan mengingat 7 – 9 digit
        • kemampuan untuk mengingat kembali ingatan yang baru dipanggil
        • misal : manusia akan mudah mengingat kata-kata ”spongebob and patrick” daripada kata-kata ”bee atr anu pith etr eet”
    • Memori Jangka Panjang
      • Memori ini diperlukan untuk menyimpan informasi dalam jangka waktu lama
      • Merupakan tempat menyimpan seluruh pengetahuan, fakta informasi, pengalaman, urutan perilaku, dan segala sesuatu yang diketahui.
      • Kapasitas besar / tidak terbatas, kecepatan akses lebih lambat ± 1/10 second, proses penghilangan pelan.



    Sumber : STMIK PalComTech

No comments:

Post a Comment

Bekomentarlah yang sopan agar hidup kita disopankan orang. Berbahasa Indonesialah yang baik dan benar

JARINGAN KOMPUTER DASAR

PENGANTAR DAN KONSEP KOMUNIKASI JARINGAN KOMPUTER Sejarah Jaringan komputer Internet => ARPANET => Departemen Pertahanan AS (19...